pemandangan

pemandangan
Isin.doank@gmail.com

Minggu, 07 Maret 2021

Belajar dari Bermain Gitar


Bermain gitar ternyata tidaklah mudah. Diperlukan latihan yang cukup untuk bisa memainkannya dengan indah.

Berlatih gitar adalah melatih keselarasan antara hati, pikiran dan jari-jari tangan. Tidak sedikit waktu yang dibutuhkan untuk melatih ketiganya. 

Apabila sudah terlatih, selaras antara hati pikiran, dan gerakan jari-jari tangan ketika memainkannya maka akan tercipta sebuah harmoni.

Harmoni inilah menjelma, menjadi karya seni yang indah dan bisa memberikan kebahagiaan baik bagi yg memainkannya maupun orang lain yang mendengarkannya.

Mengajar tak ubahnya bermain gitar. Harus selaras antara hati, pikiran dan perbuatan. 

Mengajarlah dengan hati, niatkan dengan tulus semata-mata karena Allah SWT. Olah pikiran dalam menyiapkan rencana pembelajaran. Lakukan proses pembelajaran sesuai dengan perencanaan. 

Lalu perhatikan apa yang akan terjadi....

Keselarasan antara hati, pikiran dan perbuatan dalam melaksanakan pembelajaran dapat menghasilkan sebuah harmoni menuju tercapainya tujuan pembelajaran. 


Salam berbagi

Semoga menginspirasi


#edisipengennulis

#edisikangenpembelajarantatapmuka

#belajarberbagimenginspirasi

#janganlupabahagia

Sabtu, 20 Februari 2021

Diklat di Masa Pandemic

 





       

Diklat dimasa pandemi itu unik, berbeda jika dibandingkan dengan diklat dimasa sebelum pandemi. dimana peserta dikumpulkan di sebuah hotel atau tempat diklat. Tidak ada sajian kopi break, ataupun kuliner masakan kelas resto saat sarapan, makan siang dan makan malam. 

Biasanya di saat-saat itulah kita saling bercengkrama dengan teman-teman dari berbagai daerah di Indonesia.

Hanya dengan grup WA kita saling bercengkrama. Hanya Zoom, gmeet sebagai sarana bertatap muka dengan instruktur/narasumber dan juga teman2 dari berbagai daerah di Indonesia. 

Rasanya gimana...gitoh...🤗

Ah...tapi saya masih bersyukur. Dibalik keunikan itu saya mendapatkan banyak hikmah. Salah satunya bisa mengikuti diklat tanpa meninggalkan keluarga. 

Walau kopi break tidak ada, tapi kopi/jahe hangat ☕ selalu menemani. Walau tak ada masakan resto, tapi masakan sekelas resto masih bisa di nikmati dari dapur chef Istri...hehe

Semoga saja pandemic ini segera berakhir..🙏


#kangendiklatluring

#kangenmengajartatapmuka

#kangentelpon2ndengananakistrisaatdiklat

Kamis, 11 Februari 2021

Hidup Adalah Anugerah

 


Sahabat Berbagi...

Akhir-akhir ini sering kita dengar ungkapan orang-orag disekitar kita apabila mendapatkan kebahagiaan mengatakan  “Rezeki anak soleh” dengan wajah yang sumringah. Namun sebaliknya apabila mendapatkan kesedihan, bermuram durja dan berkata “Dosa apa yang saya lakukan” seolah protes dengan apa yang di alaminya.  Ayo ngaku, siapa yang suka begitu ?...

Sahabat...

Sudah menjadi fitrah seorang manusia bersedih ketika ditimpa sebuah musibah, asalkan tidak berkeluh kesah. Padahal sejatinya musibah adalah sebuah ujian dan tanda kasih sayang dari-Nya. Sebagaimana telah diberitakan dalam sebuah hadist HR. Ath-Thabrani dalam Mu’jamul Ausath, 3/302 Dishahihkan Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 285

"Jika Allah mencintai suatu kaum maka mereka akan diuji,"

(https://muslim.okezone.com/read/2020/09/03/330/2272187/ujian-dunia-tanda-kasih-sayang-allah-ta-ala-kepada-hambanya)

Sahabat...

Ujian memiliki dua dimensi yaitu kebahagiaan dan kesedihan. Hampir seluruh manusia di bumi ini berusaha dan berlomba untuk mendapatkan kebahagiaan. Namun hampir tidak ada orang dimanapun yang berusaha mendapatkan kesedihan. Padahal kebahagiaan dan kesedihan keduanya adalah ujian sekaligus tanda kasih dari-Nya.

Beragam orang di dunia ini yang memberikan arti kebahagiaan. Ada yang memaknainya dengan kekayaan, kesuksesan, kekuasaan. Padahal kalaulah kebahagiaan itu identik dengan kekayaan, maka Qorun lah orang yang bahagia di dunia ini. Dan seandainya kebahagiaan itu identik dengan kesuksesan, kekuasaan maka Fir’aun lah orang yang paling bahagia di dunia ini. Lalu mengapa Ia membunuh setiap bayi laki-laki yang baru lahir pada saat itu? Bukankah itu meng isyaratkan sebuah keresahan, kepanikan, akan hilangnya kekuasaan.

Sahabat...

Kebahagiaan itu terletak pada kesyukuran kita terhadap nikmat yang telah Allah berikan kepada kita :

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7)

Kebahagiaan, kesedihan hanyalah sebuah rasa yang ada didalam hati kita, qolbu kita. Jadi sedih dan bahagia terletak pada bagaimana kita mengolah rasa.

Maka akan lebih bijak apabila kita ditimpa musibah maka bersabarlah, terima lah , sadari bahwa itu adalah sebuah ujian dan tanda kasih dari-Nya. Segeralah merenung dan bermuhasabah mungkin ada yang salah, segera perbaiki dan berjanji untuk tidak mengulanginya kembali.

Sahabat saya akhiri tulisan ini dengan mengutip sebuah lirik lagu D’masiv yang berjudul

“ Jangan menyerah”

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi

Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugrah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugrah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik

Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasaNya
Bagi hambaNya yang sabar
Dan tak kenal putus asa

Jangan menyerah
Jangan menyerah
Jangan menyerah
Jangan…

Sumber: Musixmatch



Salam kenal Ihin Solihin dari Lebak

isin.doank@gmail.com

isin.doank@guruinovatif.com


Selasa, 09 Februari 2021

Strategi Jitu Pemasaran Buku

 


Assalamualaikum Wr.Wb.

Sahabat berbagi,...

Menerbitkan buku di penerbit mayor merupakan Impian dari semua penulis. Bagaiman tidak, seorang penulis yang berhasil menerbitkan bukunya dipenerbit mayor tidak perlu memikirkan bagaimana memasarkan bukunya. Berbeda dengan penerbit indie buku yang telah di cetak menjadi tanggung jawab penulis untuk memasarkannya.

Lalu bagaimana kita sebagai penulis pemula yang mencoba menerbitkan buku di penerbit indie? padahal kebanyakan dari kita awam dalam hal pemasaran. Apalagi disaat kondisi pandemi seperti sekarang ini. 

Sahabat berbagi...

Untuk menjawab pertanyaan di atas, mari kita belajar stategi pemasaran dari direktur pemasaran penerbit Andi Pa Agustinus Subardana selaku narasumber kuliah ke-16 Belajar Menulis Gel.17 yang dipandu oleh Bu Aam Nurhasanah tadi malam tanggal 8 Februari 2021 pukul 19.00 WIB.

Penerbit Andi offset merupakan salah satu penerbit mayor yang mengalami pertumbuhan signifikan disaat banyak penerbit-penerbit lain mengeluhkan penjualan yang terus menurun. 

Pa Agustinus, mengungkapkan seperti yang dikutip dari situs resmi www.ikapi.org, industri penerbitan nasional terdampak cukup keras dalam terpaan pandemi. Lantaran, tutupnya toko-toko buku, sekolah-sekolah, dan pengadaan buku oleh dinas/perpustakaan.

Berdasarkan hasil survei Ikapi, sebanyak 58,2% penerbit mengeluhkan penjualan yang turun lebih dari 50%. Separuh penerbit juga menyebutkan merosotnya produktivitas karyawan secara tajam dalam kondisi work from home (WFH) saat ini. Bahkan, sebanyak 60,2% penerbit menyatakan bahwa mereka hanya sanggup menggaji karyawan selama tiga bulan 
dan hanya 5% yang menyatakan sanggup bertahan sampai satu tahun.

Nah apa saja strategi yang dilakukan oleh penerbit Andi sehingga mampu bertahan dari terpaan badai pandemic bahkan bertumbuh disaat yang lain sulit untuk bertahan.

Menurut penuturannya strategi pemasaran pada umumnya dipengaruhi oleh 2 faktor yang meliputi : faktor mikro  dan faktor makro. faktor mikro seperti perantara, pemasok, pesaing dan masyarakat. Sedangkan faktor makro seperti demografi, ekonomi, politik, hukum, teknoligi, fisik sosial, dan budaya.

Menurutnya dalam menjalankan bisnis Penerbitan Buku yang sedang terus dijalankan, masuk dalam faktor keduanya yaitu Faktor Mikro dan Makro. Hal ini dikarenakan Penerbit ANDI Offset sudah termasuk Industri Penerbitan buku, dengan usianya sudah mencapai 40 tahun dan telah menerbitkan buku lebih dari 15.000 judul buku yang telah di kelompokkan menjadi 32 katagori.

Beliau menyampaikan bahwa strategi pemasaran buku telah dipetakan menjadi dua strategi pemasaran yaitu Strategi Pemasaran Buku serangan Udara (on line)  dan Strategi pemasaran buku serangan Darat ( off line ). 

Strategi Pemasaran Buku serangan Udara (on line) pertama,  pentingnya transformasi digital melalui digital marketing pada transformasi mendasar bisnis penerbitan. Manfaatnya adalah biaya terjangkau tetapi jangkauan lebih luas, mudah menentukan target pasar buku yang akan ditawarkan, mudah komunikasi dengan konsumen, lebih cepat populer, membantu meningkatkan penjualan dan mudah dievaluasi. Yang kedua pemasaran buku melalui komunitas, melalui komunitas ini lebih efektif, efisien tingkat  keberhasilannya lebih tinggi. Tetapi kita harus proaktif berkomunikas dengan komunitas serta menjaga integritas pribadi kita.

Strategi pemasaran buku serangan Darat ( off line ) yaitu memetakan  wilayah dengan membuka toko atau stokis-stokis representatif di kota/kabupaten yang potensial.  Penerbit Andi yang saat ini memiliki 42 cabang akan membesarkannya dengan  membuka 120 dikabupaten/kota di Indonesia. selain itu juga penerbit Andi memiliki jaringan toko buku modern lewat 127 gramedia di Indonesia  dan non gramedia seperti gunung agung dan yang lainnya termasuk toko-toko kecil. 

Nah bagaimana sahabat berbagi, apakah sudah menemukan strategi yang tepat untuk pemasaran buku anda ?

Semoga  tulisan ini bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi anda. Saya akhiri tulisan ini 
dengan mengutip sebuah pepatah 

"Dimana ada kemauaan, disitu ada jalan"

Semangat menulis, semangat berbagi 
Wassalam
Kang Ihin


isin.doank@gmail.com
isin.doank@guruinovatif.com

Kamis, 21 Januari 2021

Trik Membuat Garis Baru Dalam Satu Kolom Excel

 

Assalamualaikum Wr.Wb. Semangat pagi sahabat guru dimanapun anda berada semoga selalu sehat dan bahagia...aamiin...

Sahabat Berbagi...

Mengajar dimasa pandemi mengharuskan guru menyiapkan berbagai hal sebelum kegiatan pembelajaran di mulai. Selain administrasi pembelajaran, guru pandemi juga harus menguasai berbagai strategi dan metode mengajar yang sesuai dengan kondisi dan karakteristik peserta didik dimasa pandemi.

Nah saat ini sahabat guru sedang sibuk tentunya, selain mengajar juga harus membuat jurnal harian dalam format excel yang dilaporkan ke kepala sekolah setiap pekannya untuk selanjutnya diteruskan kepada pengawas dan dinas pendidikan kabupaten. 

Bagi sahabat guru yang sudah terbiasa bekerja dengan excel tentunya tidak masalah mengisi dan mengerjakan jurnal ini. Namun bagi seorang pemula atau jarang bekerja dengan excel, terkadang menemui masalah teknis sederhana yang kadang membuat tensi naik..

waduuh......

Tenang sahabat ,... hari ini saya akan berbagi tips masalah sederhana terkait pengisian jurnal harian, seperti banyak ditanyakan para rekan guru :

"Bagaimana caranya membuat garis baru atau paragraf baru dalam sebuah sel excel?"

Nah, untuk membuat baris baru atau paragraf baru dalam satu kolom excel atau sel sebenarnya sangatlah mudah. Supaya jelas perhatikan ilustrasi di bawah ini :


Pada gambar di atas terlihat  ada tiga baris dalam satu kolom A. Kegiatan Pendahuluan, B. Kegiatan Inti, dan C. Kegiatan Penutup. Caranya sebagai berikut :

  1. Tuliskan teks atau angka dan lain-lain di sel, setelah selesai jangan langsung menekan tombol Enter, karena ketika tombol Enter di tekan maka justru akan berpindah ke sel di bawahnya.
  2. Setelah selesai menulis tekanlah tombol Alt + Enter untuk ganti garis di excel atau membuat baris baru.
  3. Tulis lagi teks yang di inginkan, jika ingin membuat baris baru lagi, tekan sekali lagi tombol Alt + Enter, dan jika sudah selesai baru menekan tombol Enter.
  4. Maka secara otomatis tombol Wrap Text akan aktif, dan pada sel terdapat beberapa baris teks atau data.
Untuk lebih jelasnya lagi bisa dilihat videonya 

Nah, bagaimana mudah bukan ??...........

Demikianlah trik membuat garis baru dalam satu kolom excel, nantikan trik yang lainnya dari saya jangan lupa tulis komentar di kolom komentar, atau klik ikuti agar tidak ketinggalan apabila ada update terbaru. Selamat mencoba...

Salam Berbagi...

Jangan lupa bahagia...




Selasa, 12 Januari 2021

Tips Rahasia Menjadi Penulis Sukses

 




Jumat malam 8 Januari 2021 begitu berbeda. Udara terasa dingin, bumi seakan bergoyang, telingapun berdengung, ada rasa yang berbeda tak karuan. Malam itu Allah SWT. menunjukkan kasih sayangnya agar ku menikmati hak tubuh ini untuk sejenak beristirahat. Namun walau begitu tetap saja pikiran dan hati ini tidak pernah mau berhenti, tuk mengikuti kegiatan pelatihan menulis pertemuan ke- 3 yang bertema "Menulis dengan kekuatan Silaturrahmi" walau sekedar menyimak.
Sahabat... saya teringat sabda nabi tentang silaturahmi :

Barang siapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendahlah ia bersilaturrahmi.

Menurut bahasa Arab, kata ­silaturahim sebenarnya hanya merujuk pada hubungan ‘­kekeluargaan, kerabat, ikatan darah daging’. Dalam bahasa Arab, kerabat disebut mahrom, sedangkan dalam bahasa Indonesia dipadankan menjadi mahram (bukan muhrim). Dalam KBBI, mahram berarti ‘ orang (perempuan, laki-laki) yang masih termasuk sanak saudara dekat karena keturunan, sesusuan, atau hubungan perkawinan sehingga tidak boleh menikah di antaranya’. Jadi, istilah ‘menjalin tali silaturahim’  itu sebenarnya bermakna menyambung kasih sayang khusus di antara kerabat yang memiliki ikatan darah daging. 

Bagi sebagian ulama ada yang menganggap tidak tepat menggunakan istilah silaturahim untuk hubungan antar sesama manusia atau masyarakat. Akan tetapi, ada pula pendapat yang menganggap bahwa tidak mengapa memakai istilah silaturahim tersebut untuk umum, tanpa ikatan darah sekalipun. Mereka menganggap semua manusia pada dasarnya berasal dari  satu rahim ibu, yakni Ibu Hawa. Jadi, pada dasarnya kita semua bersaudara sehingga silaturahim bisa diartikan sebagai menjalin tali persaudaraan  antar sesama manusia.


Secara eksplisit sepertinya hadis di atas tidak ada hubungannya dengan kegiatan menulis, namun secara implisit hadist ini pun membawa sebuah tips rahasia  menjadi seorang penulis sukses dengan menjalin silaturrahmi. 

Wow... amazing...
Ternyata rahasia sukses menjadi seorang penulis telah diungkapkan oleh Baginda Nabi Muhammad, SAW. 14 abad yang lalu. Allohumma Sholii 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad.

Benarkah? bukankah dalam hadist tersebut tidak ada kata menulis melainkan rizki dan panjang umur?
Mari kita lihat apa hakikat dari rizki. Menurut Ustadz. Muhammad Khairin dalam pengajian rutin di sebuah rumah sakit di tangsel 24 November 2016 "Rizki tidak selalu berwujud materi".(Sumber: https://rssyarifhidayatullah.com/berita/rizki-tidak-selalu-berwujud-materi)

Hakikat Rizki tidak hanya berwujud harta atau materi. tetapi, rizki itu bersifat  umum.  Semua kebaikan dan maslahat yang diperoleh seseorang terhitung sebagai rizki. Selamat dari kecelakaan, bebas dari penyakit berat dan menular, munculnya ide, sukses mengembangkan ide menjadi karya tulis atau buku, semua ini merupakan contoh kongkret dari rizki. 

Saya menggaris bawahi kata ide yang secara alami banyak muncul ketika bersilaturahmi dengan sesama. Bersilaturahmi bisa dengan cara mengunjungi orangtua, saudara atau kerabat, teman, hadir di majelis ta'lis, aktif dalam grup-grup pembelajaran, mengunjungi blog, semua itu adalah bentuk dari bersilaturahmi.

Inilah pesan yang saya tangkap dalam kuliah pertemuan ke-3 Pelatihan Belajar Menulis Bersama Nara Sumber : Sri Sugi Astuti, M.Pd beliau akra di sapa Bu Kanjeng yang dipandu oleh Moderator : Aam Nurhasanah, S.Pd. 

Sahabat... 
Di kuliah malam itu beliau telah menunjukkan sebuah bukti kebenaran dari hadist nabi tentang keutamaan silaturrahmi. Beliau bisa menghasilkan ide-ide menulis yang brilian  buah dari aktifitas silaturrahmi. Beberapa ide dari aktifitas bersilaturrahmi beliau bahkan  telah menjelma menjadi buku. Buku-buku beliau sudah dicetak dan banyak dipesan oleh para penikmat literasi. Dengan sendirinya rizki berbentuk materipun bu Kanjeng dapatkan berkah dari silaturrahmi. Karya-karya lainnya dalam bentuk tulisan telah banyak beliau abadikan didalam blog pribadinya di http://www.srisugiastutipln.com


Sahabat...
Dengan bersilaturrahmi  Bu Kanjeng telah membuktikan kekuatan dari silaturahmi sebagai tips rahasia menjadi penulis sukses. Menurut penuturan bu Kanjeng buku-buka yang telah terbit di atas dalam proses perjalanannya terlahir  berkat kekuatan silaturahmi . 
Bagaimana sahabat, apakah mau mulai menulis? jangan lupa tips rahasianya "Silaturahmi"

Selain silaturahmi, bu Kanjeng juga mengingatkan apabila kita menulis hendaklah antara judul dan daftar isi harus nyambung (sesuai), jangan sampai judulnya wow tapi isi tulisannya biasa-biasa saja. Jadilah penulis yang jujur dan jangan terlalu ambisius. 

Sahabat...
Rasa snut-snut dikepala ini ternyata belum juga mau pergi...
untuk itu tulisan ini saya cukupkan sampai disini :

Bila ada sumur di ladang
Boleh kita menumpang mandi
Bila ada umurku panjang
Kita akan berjumpa lagi

Semoga bermanfaat ...



                                                                                                                        Lebak, 12 Januari 2021
                                                                                                                        
Salam Kenal : Ihin Solihin

isin.doank@gmail.com
isin.doank@guruinovatif.com