pemandangan

pemandangan
Isin.doank@gmail.com

Sabtu, 20 Februari 2021

Diklat di Masa Pandemic

 





       

Diklat dimasa pandemi itu unik, berbeda jika dibandingkan dengan diklat dimasa sebelum pandemi. dimana peserta dikumpulkan di sebuah hotel atau tempat diklat. Tidak ada sajian kopi break, ataupun kuliner masakan kelas resto saat sarapan, makan siang dan makan malam. 

Biasanya di saat-saat itulah kita saling bercengkrama dengan teman-teman dari berbagai daerah di Indonesia.

Hanya dengan grup WA kita saling bercengkrama. Hanya Zoom, gmeet sebagai sarana bertatap muka dengan instruktur/narasumber dan juga teman2 dari berbagai daerah di Indonesia. 

Rasanya gimana...gitoh...🤗

Ah...tapi saya masih bersyukur. Dibalik keunikan itu saya mendapatkan banyak hikmah. Salah satunya bisa mengikuti diklat tanpa meninggalkan keluarga. 

Walau kopi break tidak ada, tapi kopi/jahe hangat ☕ selalu menemani. Walau tak ada masakan resto, tapi masakan sekelas resto masih bisa di nikmati dari dapur chef Istri...hehe

Semoga saja pandemic ini segera berakhir..🙏


#kangendiklatluring

#kangenmengajartatapmuka

#kangentelpon2ndengananakistrisaatdiklat

Kamis, 11 Februari 2021

Hidup Adalah Anugerah

 


Sahabat Berbagi...

Akhir-akhir ini sering kita dengar ungkapan orang-orag disekitar kita apabila mendapatkan kebahagiaan mengatakan  “Rezeki anak soleh” dengan wajah yang sumringah. Namun sebaliknya apabila mendapatkan kesedihan, bermuram durja dan berkata “Dosa apa yang saya lakukan” seolah protes dengan apa yang di alaminya.  Ayo ngaku, siapa yang suka begitu ?...

Sahabat...

Sudah menjadi fitrah seorang manusia bersedih ketika ditimpa sebuah musibah, asalkan tidak berkeluh kesah. Padahal sejatinya musibah adalah sebuah ujian dan tanda kasih sayang dari-Nya. Sebagaimana telah diberitakan dalam sebuah hadist HR. Ath-Thabrani dalam Mu’jamul Ausath, 3/302 Dishahihkan Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no. 285

"Jika Allah mencintai suatu kaum maka mereka akan diuji,"

(https://muslim.okezone.com/read/2020/09/03/330/2272187/ujian-dunia-tanda-kasih-sayang-allah-ta-ala-kepada-hambanya)

Sahabat...

Ujian memiliki dua dimensi yaitu kebahagiaan dan kesedihan. Hampir seluruh manusia di bumi ini berusaha dan berlomba untuk mendapatkan kebahagiaan. Namun hampir tidak ada orang dimanapun yang berusaha mendapatkan kesedihan. Padahal kebahagiaan dan kesedihan keduanya adalah ujian sekaligus tanda kasih dari-Nya.

Beragam orang di dunia ini yang memberikan arti kebahagiaan. Ada yang memaknainya dengan kekayaan, kesuksesan, kekuasaan. Padahal kalaulah kebahagiaan itu identik dengan kekayaan, maka Qorun lah orang yang bahagia di dunia ini. Dan seandainya kebahagiaan itu identik dengan kesuksesan, kekuasaan maka Fir’aun lah orang yang paling bahagia di dunia ini. Lalu mengapa Ia membunuh setiap bayi laki-laki yang baru lahir pada saat itu? Bukankah itu meng isyaratkan sebuah keresahan, kepanikan, akan hilangnya kekuasaan.

Sahabat...

Kebahagiaan itu terletak pada kesyukuran kita terhadap nikmat yang telah Allah berikan kepada kita :

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7)

Kebahagiaan, kesedihan hanyalah sebuah rasa yang ada didalam hati kita, qolbu kita. Jadi sedih dan bahagia terletak pada bagaimana kita mengolah rasa.

Maka akan lebih bijak apabila kita ditimpa musibah maka bersabarlah, terima lah , sadari bahwa itu adalah sebuah ujian dan tanda kasih dari-Nya. Segeralah merenung dan bermuhasabah mungkin ada yang salah, segera perbaiki dan berjanji untuk tidak mengulanginya kembali.

Sahabat saya akhiri tulisan ini dengan mengutip sebuah lirik lagu D’masiv yang berjudul

“ Jangan menyerah”

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi

Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugrah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugrah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik

Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasaNya
Bagi hambaNya yang sabar
Dan tak kenal putus asa

Jangan menyerah
Jangan menyerah
Jangan menyerah
Jangan…

Sumber: Musixmatch



Salam kenal Ihin Solihin dari Lebak

isin.doank@gmail.com

isin.doank@guruinovatif.com


Selasa, 09 Februari 2021

Strategi Jitu Pemasaran Buku

 


Assalamualaikum Wr.Wb.

Sahabat berbagi,...

Menerbitkan buku di penerbit mayor merupakan Impian dari semua penulis. Bagaiman tidak, seorang penulis yang berhasil menerbitkan bukunya dipenerbit mayor tidak perlu memikirkan bagaimana memasarkan bukunya. Berbeda dengan penerbit indie buku yang telah di cetak menjadi tanggung jawab penulis untuk memasarkannya.

Lalu bagaimana kita sebagai penulis pemula yang mencoba menerbitkan buku di penerbit indie? padahal kebanyakan dari kita awam dalam hal pemasaran. Apalagi disaat kondisi pandemi seperti sekarang ini. 

Sahabat berbagi...

Untuk menjawab pertanyaan di atas, mari kita belajar stategi pemasaran dari direktur pemasaran penerbit Andi Pa Agustinus Subardana selaku narasumber kuliah ke-16 Belajar Menulis Gel.17 yang dipandu oleh Bu Aam Nurhasanah tadi malam tanggal 8 Februari 2021 pukul 19.00 WIB.

Penerbit Andi offset merupakan salah satu penerbit mayor yang mengalami pertumbuhan signifikan disaat banyak penerbit-penerbit lain mengeluhkan penjualan yang terus menurun. 

Pa Agustinus, mengungkapkan seperti yang dikutip dari situs resmi www.ikapi.org, industri penerbitan nasional terdampak cukup keras dalam terpaan pandemi. Lantaran, tutupnya toko-toko buku, sekolah-sekolah, dan pengadaan buku oleh dinas/perpustakaan.

Berdasarkan hasil survei Ikapi, sebanyak 58,2% penerbit mengeluhkan penjualan yang turun lebih dari 50%. Separuh penerbit juga menyebutkan merosotnya produktivitas karyawan secara tajam dalam kondisi work from home (WFH) saat ini. Bahkan, sebanyak 60,2% penerbit menyatakan bahwa mereka hanya sanggup menggaji karyawan selama tiga bulan 
dan hanya 5% yang menyatakan sanggup bertahan sampai satu tahun.

Nah apa saja strategi yang dilakukan oleh penerbit Andi sehingga mampu bertahan dari terpaan badai pandemic bahkan bertumbuh disaat yang lain sulit untuk bertahan.

Menurut penuturannya strategi pemasaran pada umumnya dipengaruhi oleh 2 faktor yang meliputi : faktor mikro  dan faktor makro. faktor mikro seperti perantara, pemasok, pesaing dan masyarakat. Sedangkan faktor makro seperti demografi, ekonomi, politik, hukum, teknoligi, fisik sosial, dan budaya.

Menurutnya dalam menjalankan bisnis Penerbitan Buku yang sedang terus dijalankan, masuk dalam faktor keduanya yaitu Faktor Mikro dan Makro. Hal ini dikarenakan Penerbit ANDI Offset sudah termasuk Industri Penerbitan buku, dengan usianya sudah mencapai 40 tahun dan telah menerbitkan buku lebih dari 15.000 judul buku yang telah di kelompokkan menjadi 32 katagori.

Beliau menyampaikan bahwa strategi pemasaran buku telah dipetakan menjadi dua strategi pemasaran yaitu Strategi Pemasaran Buku serangan Udara (on line)  dan Strategi pemasaran buku serangan Darat ( off line ). 

Strategi Pemasaran Buku serangan Udara (on line) pertama,  pentingnya transformasi digital melalui digital marketing pada transformasi mendasar bisnis penerbitan. Manfaatnya adalah biaya terjangkau tetapi jangkauan lebih luas, mudah menentukan target pasar buku yang akan ditawarkan, mudah komunikasi dengan konsumen, lebih cepat populer, membantu meningkatkan penjualan dan mudah dievaluasi. Yang kedua pemasaran buku melalui komunitas, melalui komunitas ini lebih efektif, efisien tingkat  keberhasilannya lebih tinggi. Tetapi kita harus proaktif berkomunikas dengan komunitas serta menjaga integritas pribadi kita.

Strategi pemasaran buku serangan Darat ( off line ) yaitu memetakan  wilayah dengan membuka toko atau stokis-stokis representatif di kota/kabupaten yang potensial.  Penerbit Andi yang saat ini memiliki 42 cabang akan membesarkannya dengan  membuka 120 dikabupaten/kota di Indonesia. selain itu juga penerbit Andi memiliki jaringan toko buku modern lewat 127 gramedia di Indonesia  dan non gramedia seperti gunung agung dan yang lainnya termasuk toko-toko kecil. 

Nah bagaimana sahabat berbagi, apakah sudah menemukan strategi yang tepat untuk pemasaran buku anda ?

Semoga  tulisan ini bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi anda. Saya akhiri tulisan ini 
dengan mengutip sebuah pepatah 

"Dimana ada kemauaan, disitu ada jalan"

Semangat menulis, semangat berbagi 
Wassalam
Kang Ihin


isin.doank@gmail.com
isin.doank@guruinovatif.com

Kamis, 21 Januari 2021

Trik Membuat Garis Baru Dalam Satu Kolom Excel

 

Assalamualaikum Wr.Wb. Semangat pagi sahabat guru dimanapun anda berada semoga selalu sehat dan bahagia...aamiin...

Sahabat Berbagi...

Mengajar dimasa pandemi mengharuskan guru menyiapkan berbagai hal sebelum kegiatan pembelajaran di mulai. Selain administrasi pembelajaran, guru pandemi juga harus menguasai berbagai strategi dan metode mengajar yang sesuai dengan kondisi dan karakteristik peserta didik dimasa pandemi.

Nah saat ini sahabat guru sedang sibuk tentunya, selain mengajar juga harus membuat jurnal harian dalam format excel yang dilaporkan ke kepala sekolah setiap pekannya untuk selanjutnya diteruskan kepada pengawas dan dinas pendidikan kabupaten. 

Bagi sahabat guru yang sudah terbiasa bekerja dengan excel tentunya tidak masalah mengisi dan mengerjakan jurnal ini. Namun bagi seorang pemula atau jarang bekerja dengan excel, terkadang menemui masalah teknis sederhana yang kadang membuat tensi naik..

waduuh......

Tenang sahabat ,... hari ini saya akan berbagi tips masalah sederhana terkait pengisian jurnal harian, seperti banyak ditanyakan para rekan guru :

"Bagaimana caranya membuat garis baru atau paragraf baru dalam sebuah sel excel?"

Nah, untuk membuat baris baru atau paragraf baru dalam satu kolom excel atau sel sebenarnya sangatlah mudah. Supaya jelas perhatikan ilustrasi di bawah ini :


Pada gambar di atas terlihat  ada tiga baris dalam satu kolom A. Kegiatan Pendahuluan, B. Kegiatan Inti, dan C. Kegiatan Penutup. Caranya sebagai berikut :

  1. Tuliskan teks atau angka dan lain-lain di sel, setelah selesai jangan langsung menekan tombol Enter, karena ketika tombol Enter di tekan maka justru akan berpindah ke sel di bawahnya.
  2. Setelah selesai menulis tekanlah tombol Alt + Enter untuk ganti garis di excel atau membuat baris baru.
  3. Tulis lagi teks yang di inginkan, jika ingin membuat baris baru lagi, tekan sekali lagi tombol Alt + Enter, dan jika sudah selesai baru menekan tombol Enter.
  4. Maka secara otomatis tombol Wrap Text akan aktif, dan pada sel terdapat beberapa baris teks atau data.
Untuk lebih jelasnya lagi bisa dilihat videonya 

Nah, bagaimana mudah bukan ??...........

Demikianlah trik membuat garis baru dalam satu kolom excel, nantikan trik yang lainnya dari saya jangan lupa tulis komentar di kolom komentar, atau klik ikuti agar tidak ketinggalan apabila ada update terbaru. Selamat mencoba...

Salam Berbagi...

Jangan lupa bahagia...




Selasa, 12 Januari 2021

Tips Rahasia Menjadi Penulis Sukses

 




Jumat malam 8 Januari 2021 begitu berbeda. Udara terasa dingin, bumi seakan bergoyang, telingapun berdengung, ada rasa yang berbeda tak karuan. Malam itu Allah SWT. menunjukkan kasih sayangnya agar ku menikmati hak tubuh ini untuk sejenak beristirahat. Namun walau begitu tetap saja pikiran dan hati ini tidak pernah mau berhenti, tuk mengikuti kegiatan pelatihan menulis pertemuan ke- 3 yang bertema "Menulis dengan kekuatan Silaturrahmi" walau sekedar menyimak.
Sahabat... saya teringat sabda nabi tentang silaturahmi :

Barang siapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendahlah ia bersilaturrahmi.

Menurut bahasa Arab, kata ­silaturahim sebenarnya hanya merujuk pada hubungan ‘­kekeluargaan, kerabat, ikatan darah daging’. Dalam bahasa Arab, kerabat disebut mahrom, sedangkan dalam bahasa Indonesia dipadankan menjadi mahram (bukan muhrim). Dalam KBBI, mahram berarti ‘ orang (perempuan, laki-laki) yang masih termasuk sanak saudara dekat karena keturunan, sesusuan, atau hubungan perkawinan sehingga tidak boleh menikah di antaranya’. Jadi, istilah ‘menjalin tali silaturahim’  itu sebenarnya bermakna menyambung kasih sayang khusus di antara kerabat yang memiliki ikatan darah daging. 

Bagi sebagian ulama ada yang menganggap tidak tepat menggunakan istilah silaturahim untuk hubungan antar sesama manusia atau masyarakat. Akan tetapi, ada pula pendapat yang menganggap bahwa tidak mengapa memakai istilah silaturahim tersebut untuk umum, tanpa ikatan darah sekalipun. Mereka menganggap semua manusia pada dasarnya berasal dari  satu rahim ibu, yakni Ibu Hawa. Jadi, pada dasarnya kita semua bersaudara sehingga silaturahim bisa diartikan sebagai menjalin tali persaudaraan  antar sesama manusia.


Secara eksplisit sepertinya hadis di atas tidak ada hubungannya dengan kegiatan menulis, namun secara implisit hadist ini pun membawa sebuah tips rahasia  menjadi seorang penulis sukses dengan menjalin silaturrahmi. 

Wow... amazing...
Ternyata rahasia sukses menjadi seorang penulis telah diungkapkan oleh Baginda Nabi Muhammad, SAW. 14 abad yang lalu. Allohumma Sholii 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad.

Benarkah? bukankah dalam hadist tersebut tidak ada kata menulis melainkan rizki dan panjang umur?
Mari kita lihat apa hakikat dari rizki. Menurut Ustadz. Muhammad Khairin dalam pengajian rutin di sebuah rumah sakit di tangsel 24 November 2016 "Rizki tidak selalu berwujud materi".(Sumber: https://rssyarifhidayatullah.com/berita/rizki-tidak-selalu-berwujud-materi)

Hakikat Rizki tidak hanya berwujud harta atau materi. tetapi, rizki itu bersifat  umum.  Semua kebaikan dan maslahat yang diperoleh seseorang terhitung sebagai rizki. Selamat dari kecelakaan, bebas dari penyakit berat dan menular, munculnya ide, sukses mengembangkan ide menjadi karya tulis atau buku, semua ini merupakan contoh kongkret dari rizki. 

Saya menggaris bawahi kata ide yang secara alami banyak muncul ketika bersilaturahmi dengan sesama. Bersilaturahmi bisa dengan cara mengunjungi orangtua, saudara atau kerabat, teman, hadir di majelis ta'lis, aktif dalam grup-grup pembelajaran, mengunjungi blog, semua itu adalah bentuk dari bersilaturahmi.

Inilah pesan yang saya tangkap dalam kuliah pertemuan ke-3 Pelatihan Belajar Menulis Bersama Nara Sumber : Sri Sugi Astuti, M.Pd beliau akra di sapa Bu Kanjeng yang dipandu oleh Moderator : Aam Nurhasanah, S.Pd. 

Sahabat... 
Di kuliah malam itu beliau telah menunjukkan sebuah bukti kebenaran dari hadist nabi tentang keutamaan silaturrahmi. Beliau bisa menghasilkan ide-ide menulis yang brilian  buah dari aktifitas silaturrahmi. Beberapa ide dari aktifitas bersilaturrahmi beliau bahkan  telah menjelma menjadi buku. Buku-buku beliau sudah dicetak dan banyak dipesan oleh para penikmat literasi. Dengan sendirinya rizki berbentuk materipun bu Kanjeng dapatkan berkah dari silaturrahmi. Karya-karya lainnya dalam bentuk tulisan telah banyak beliau abadikan didalam blog pribadinya di http://www.srisugiastutipln.com


Sahabat...
Dengan bersilaturrahmi  Bu Kanjeng telah membuktikan kekuatan dari silaturahmi sebagai tips rahasia menjadi penulis sukses. Menurut penuturan bu Kanjeng buku-buka yang telah terbit di atas dalam proses perjalanannya terlahir  berkat kekuatan silaturahmi . 
Bagaimana sahabat, apakah mau mulai menulis? jangan lupa tips rahasianya "Silaturahmi"

Selain silaturahmi, bu Kanjeng juga mengingatkan apabila kita menulis hendaklah antara judul dan daftar isi harus nyambung (sesuai), jangan sampai judulnya wow tapi isi tulisannya biasa-biasa saja. Jadilah penulis yang jujur dan jangan terlalu ambisius. 

Sahabat...
Rasa snut-snut dikepala ini ternyata belum juga mau pergi...
untuk itu tulisan ini saya cukupkan sampai disini :

Bila ada sumur di ladang
Boleh kita menumpang mandi
Bila ada umurku panjang
Kita akan berjumpa lagi

Semoga bermanfaat ...



                                                                                                                        Lebak, 12 Januari 2021
                                                                                                                        
Salam Kenal : Ihin Solihin

isin.doank@gmail.com
isin.doank@guruinovatif.com

















Kamis, 07 Januari 2021

Trik Jitu Menulis Untuk Pemula

Rita Wati, S.kom.
Menjadi seorang penulis adalah impian dari banyak orang, akan tetapi sedikit orang yang dapat mewujudkan impian tersebut menjadi kenyataan. Banyak diantara kita yang ingin menjadi seorang penulis, namun bingung mau menulis apa, bagaimana memulainya, sehingga impian hanyalah sekedar impian yang terpendam di dalam angan. Namun tidak sedikit juga dari kita berhasil mewujudkan impiannya menjadi seorang penulis dan sukses menerbitkan banyak buku sebut saja ibu Rita Wati, S.Kom. Beliau adalah seorang Guru, Operator, Penulis, Kurator dan juga seorang Blogger. Penasaran seperti apa karya-karya  tulisan beliau ? Tengok saja blog utamanya di https://teruslahmenulis.blogspot.com. 

Menjadi seorang penulis tentu tidaklah mudah, diperlukan kesungguhan dan motivasi yang kuat. Tidak hanya itu, untuk bisa menulis dan melahirkan karya tulis yang bagus ternyata juga ada trik-triknya lho ! kenyataanya adalah banyak dikalangan pemula yang mencoba menulis tetapi kemudian berhenti disebabkan bukan karena tidak adanya motivasi dan keinginan yang kuat, tetapi salah satu penyebabnya adalah tidak tahu ilmunya tentang trik-trik dalam menulis.

Penasaran seperti apa trik-trik dalam menulis? yuk kita simak kuliah hari ini Rabu, 6 Januari 2021 Nara sumber Ibu Rita Wati, S.Kom. dengan tema "Trik Jitu Menulis untuk Pemula". Nah supaya tidak penasaran, langsung saja simak trik-triknya di bawah ini !
Trik jitu menulis untuk pemula :

  1. Tentukan dulu apa tujuan/ motivasi menulis, apa hanya sekadar mau belajar, hobi,  atau karena keterpaksaan salah satu persyaratan naik pangkat,  bisa jadi karena ingin mendapatkan uang. Semua motivasi tersebut baik tidak ada salahnya.
  2. Mulailah menulis, menulis apa saja yang ada di dalam pikiran kita tentang lingkungan sekitar, tentang siswa, tentang binatang kesayangan, hal-hal yang kita senangi dan kuasai
  3. Tuangkan semua ide yang ada ‘tunda dulu’ untuk mengedit tuntaskan semua ide dalam tulisan hingga selesai
  4. Latih menulis setiap hari dimulai dari 100 kata kemudian meningkat 150 kata naik lagi  menulis pentigraf (menulis tiga paragraf) hingga pada akhirnya bisa menulis 1000 kata perhari.
  5. Lakukan ? setiap hari apalagi ketika mood
  6. Setelah semua terbiasa mulai tingkatkan dengan membuat peta konsep atau TOC jika tulisan yang kita buat ingin dijadikan sebuah buku.
  7. Mulailah join menulis Buku Antologi , Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan kepercayaan diri  menjadi seorang penulis.

Jika semua trik di atas telah di kerjakan, tidak perlu menunggu lama kita akan lebih cepat  menerbitkan buku sendiri dan menjadi seorang penulis tentunya penulis yang berkualitas walaupun seorang pemula. Penulis yang berkualitas tentu akan menghasilkan karya tulis yang berkualitas, enak di baca sesuai kaidah-kaidah dasar penulisan.

Tak sedikit penulis pemula yang melakukan kesalahan-kesalahan dalam menulis, karena kurangnya memperhatikan kaidah dasar penulisan, sehingga tulisannya tidak enak dibaca dan tidak berkualitas. Untuk menghasilkan karya tulis yang berkualitas seorag penulis harus menghindari kesalahan- kesalahan  penulisan.  Kesalahan-kesalahan penulisan itu diantaranya :

  1. Penggunaan huruf besar dan kecil yang tidak tepat.
  2. Paragraf panjang-panjang.
  3. Penggunaan tanda baca seperti (titik, koma, titik dua, setrip-tanda petik dsb).
  4. Kata baku.
  5. Penggunaan kata yang tidak efektif.
  6. Penggunaan istilah asing yang sering keliru
  7. Penggunaan kata depan di yang sering keliru dipisah atau disambung

Nah penasaran juga kan seperti apa yang salah? Untuk itu sebelumnya saran saya buka lagi pelajaran Bahasa Indonesia! Hadeuh...bukunya masih ada gak ya...? 

Baiklah kita akan bahas beberapa masalah yang paling sering muncul,  bagaimana seharusnya silakan simak terus kuliah ini sampai tuntas! Semangat !

Kesalahan ke-1 Penggunaan Huruf Kapital yang tidak tepat. Berikut ini beberapa contoh penggunaan huruf kapital :

  • Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama. Contoh : Saya sedang membaca. Hari ini pelatihan belajar menulis gelombang 17.
  • Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama orang, termasuk julukan. Contoh : Rita Wati, Raden Ajeng Kartini, Pangeran Diponegoro
  • Huruf kapital dipakai pada awal kalimat dalam petikan langsung. Contoh : “Ayo! kita  pulang Bu,” rengek Joni pada ibunya. "Mereka berhasil meraih medali emas," katanya.
  • Huruf kapital dipakai sebagai  huruf pertama setiap kata (termasuk unsur kata ulang sempurna) di dalam judul buku, karangan, artikel, dan makalah serta nama majalah dan surat kabar, kecuali kata tugas, seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk, yang tidak terletak pada posisi awal. Contoh : Saya telah membaca buku Merajut Asa Sejak Belia, Tulisan itu di muat dalam koran Radar Bali.
Kesalahan ke-2 yang sering di lakukan oleh penulis pemula adalah paragraf yang panjang-panjang. Sedikit titik dan terlalu banyak koma.
Bedakan antara penulisan di media sosial , blog dengan penulisan di buku.
Jika penulisan di blog atau media sosial seperti WA, Setiap menulis 2 kalimat atau 3 kalimat sudah bisa membuat paragrap baru. Hal ini dikarenakan di media sosial orang hanya memiliki waktu 3 menit untuk memutuskan apakah mereka akan melanjutkan bacaannya atau tidak. Jika kita sudah salah di awal dengan membuat paragraf yang panjang-panjang,  pasti orang lain yang berminat membaca tulisan kita hanya sedikit.

Kesalahan berikutnya adalah Penggunaan Kata Baku. 
Penggunaan kata baku di dalam tulisan itu penting ya, Sering ditemukan kesalahan penggunaan kata baku seperti (fikir, sholat, paragrap) yang seharusnya (pikir, salat, paragraf). Untuk mengecek kata baku Bpk/ ibu bisa menginstal aplikasi (KKBI V) di hp masing-masing.

Kesalahan selanjutnya adalah sering ditemukan kata yang tidak efektif.
Ini sering sekali terjadi, terkadang saya juga masih melakukan kesalahan tsb. Hal ini akan mempengaruhi tulisan kita. Menjadi kurang enak di baca.
Contoh : Dia mau akan datang pada sore ini. Seharusnya cukup pilih salah satu saja mau atau akan. Selain itu penggunaan kata yang, dan  terlalu banyak. Yang, dan di awal kalimat (jangan digunakan lagi ya!).

Kesalahan yang tidak jarang dilakukan penulis pemula berikunya adalah penggunaan kata depan di yang keliru, dipisah atau disambung.

Penulisan di digabung/dirangkai apabila:
1. Kata di- menunjukkan fungsi sebagai imbuhan.
2. Kata di- diikuti dengan pembentuk kata kerja pasif. Artinya, penulisan di jenis ini dinilai tepat jika kata kerja pasif bisa diubah menjadi kata kerja aktif (dengan imbuhan me-).
Contoh : ditinggalkan (bisa diubah jadi meninggalkan), ditulis (bisa diubah jadi menulis), diingat (bisa diubah jadi mengingat).

Penulisan di dipisah apabila:
1. Kata di menunjukkan fungsi sebagai kata depan. Namanya juga kata depan, berarti ia            harus dipisah dari kata belakang.
2. Kata di diikuti dengan kata lain selain kata-kata pembentuk kata kerja pasif. Kata di jenis      ini bisa diikuti dengan nama tempat, waktu, nama orang, penunjuk lokasi, dan lain                sebagainya, serta tidak bisa diubah menjadi kata kerja aktif.

Gimana sudah tahu kan sekarang trik jitu menulis untuk pemula dan apa kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh penulis pemula , ayo tunggu apalagi jangan ragu untuk menulis. Mulailah dari sekarang, apa saja yang kita tahu atau kuasai. kalau tidak sekarang kapan lagi. 

Akhirnya sebagai penutup tulisan ini, saya tertarik mengutip sebuah pepatah dalam bahasa Inggris yang selalu menghiasi buku tulis kita "Don't put off until tomorrow what you can do today". Jangan menunda sampai besok apa yang bisa anda lakukan hari ini. 

Belajar Menulis Gelombang 17 pertemuan ke-2
Lebak, 6 Januari 2021
Salam semangat
Salam literasi

Peresume Ihin Solihin
isin.doank@gmail.com
isin.doank@guruinovatif.com