Selasa, 12 Januari 2021
Tips Rahasia Menjadi Penulis Sukses
Kamis, 07 Januari 2021
Trik Jitu Menulis Untuk Pemula
Rita Wati, S.kom.
Trik jitu menulis untuk pemula :
- Tentukan dulu apa tujuan/ motivasi menulis, apa hanya sekadar mau belajar, hobi, atau karena keterpaksaan salah satu persyaratan naik pangkat, bisa jadi karena ingin mendapatkan uang. Semua motivasi tersebut baik tidak ada salahnya.
- Mulailah menulis, menulis apa saja yang ada di dalam pikiran kita tentang lingkungan sekitar, tentang siswa, tentang binatang kesayangan, hal-hal yang kita senangi dan kuasai
- Tuangkan semua ide yang ada ‘tunda dulu’ untuk mengedit tuntaskan semua ide dalam tulisan hingga selesai
- Latih menulis setiap hari dimulai dari 100 kata kemudian meningkat 150 kata naik lagi menulis pentigraf (menulis tiga paragraf) hingga pada akhirnya bisa menulis 1000 kata perhari.
- Lakukan ? setiap hari apalagi ketika mood
- Setelah semua terbiasa mulai tingkatkan dengan membuat peta konsep atau TOC jika tulisan yang kita buat ingin dijadikan sebuah buku.
- Mulailah join menulis Buku Antologi , Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan kepercayaan diri menjadi seorang penulis.
Jika semua trik di atas telah di kerjakan, tidak
perlu menunggu lama kita akan lebih cepat
menerbitkan buku sendiri dan menjadi seorang penulis tentunya penulis
yang berkualitas walaupun seorang pemula. Penulis yang berkualitas tentu akan
menghasilkan karya tulis yang berkualitas, enak di baca sesuai kaidah-kaidah
dasar penulisan.
Tak sedikit penulis pemula yang melakukan
kesalahan-kesalahan dalam menulis, karena kurangnya memperhatikan kaidah dasar
penulisan, sehingga tulisannya tidak enak dibaca dan tidak berkualitas. Untuk menghasilkan
karya tulis yang berkualitas seorag penulis harus menghindari kesalahan-
kesalahan penulisan. Kesalahan-kesalahan penulisan itu diantaranya
:
- Penggunaan huruf besar dan kecil yang tidak tepat.
- Paragraf panjang-panjang.
- Penggunaan tanda baca seperti (titik, koma, titik dua, setrip-tanda petik dsb).
- Kata baku.
- Penggunaan kata yang tidak efektif.
- Penggunaan istilah asing yang sering keliru
- Penggunaan kata depan di yang sering keliru dipisah atau disambung
Nah penasaran juga kan seperti apa yang salah? Untuk itu sebelumnya saran saya buka lagi pelajaran Bahasa Indonesia! Hadeuh...bukunya masih ada gak ya...?
Baiklah kita akan bahas beberapa masalah yang paling sering muncul, bagaimana seharusnya silakan simak terus kuliah ini sampai tuntas! Semangat !
Kesalahan ke-1 Penggunaan Huruf Kapital yang tidak tepat. Berikut ini beberapa contoh penggunaan huruf kapital :
- Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama. Contoh : Saya sedang membaca. Hari ini pelatihan belajar menulis gelombang 17.
- Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama orang, termasuk julukan. Contoh : Rita Wati, Raden Ajeng Kartini, Pangeran Diponegoro
- Huruf kapital dipakai pada awal kalimat dalam petikan langsung. Contoh : “Ayo! kita pulang Bu,” rengek Joni pada ibunya. "Mereka berhasil meraih medali emas," katanya.
- Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap kata (termasuk unsur kata ulang sempurna) di dalam judul buku, karangan, artikel, dan makalah serta nama majalah dan surat kabar, kecuali kata tugas, seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk, yang tidak terletak pada posisi awal. Contoh : Saya telah membaca buku Merajut Asa Sejak Belia, Tulisan itu di muat dalam koran Radar Bali.
Selasa, 05 Januari 2021
Dag Dig Dug Malam Pertama Pelatihan Menulis
Setelah dibuka, bu aam menyampaikan bahwa narasumber malam ini adalah Bapak Wijaya Kusumah, M.Pd. beliau akrab disapa Omjay. Beliau adalah seorang motivator, trainer, guru blogger Indonesia, founder KSGN, founder kelas menulis PGRI, guru TIK di SMP Labschool Jakarta, sekaligus penulis buku.
Diawal pemaparannya, Omjay mulai bercerita tentang perjalanannya menulis semenjak memiliki blog pribadi di internet, beliau berusaha kuat setiap harinya untuk menulis di blog. Menurutnya dengan adanya media blog membuatnya memiliki komitmen untuk menulis setiap hari. "Rasanya kalau tidak menulis sehari saja seperti ada yang kurang atau hilang dalam diri saya. Bagaikan anak kecil yang kehilangan buku tulis karena sedang belajar menulis" begitulah ungkapnya. Sungguh salut dengan komitmen beliau, kebiasannya menulis sudah mendarah daging dan patut dijadikan contoh buat kita semua.
Jangan tanya kebiasaan ku ya... ga jelas... hehe...
Eit...tapi itu dulu , mulai sekarang saya berkomitmen mengikuti jejak Omjay. Aamiin.
Lanjoot...!
Omjay mengungkapkan perasaannya, ada kenikmatan tersendiri ketika menuliskan kalimat demi kalimat ke dalam blog yang dibuatnya. beliau merasa harus menjadi produsen pengetahuan dan berbagi informasi melalui tulisan yang ditulisnya. beliau merasa apa yang dketahuinya harus juga diketahui oleh orang lain dengan berbagi (sharing) di dalam blog.
Wah, kok sama ya perasaan Omjay dengan perasaanku...heuheu...
Beliau juga memberikan tips yang sangat perlu kita simak dan cermati, yaitu beliau biasanya membaca buku dulu sebanyak-banyaknya baru kemudian beliau menuliskannya. Bahkan terkadang beliau sengaja langsung menulis sambil menunggu waktu sholat dan menggunakan waktu senggang lainnya. Kebiasaan itu terasa sudah menyatu dalam diri beliau semenjak 13 tahun lalu beliau memiliki blog.
Nah ini gue banget, bedanya gue baru sebats baca-baca status, dan menulis status di WA dan Facebook. hehe...
Salut deh buat Omjay !
Tips dari Omjay adalah menulis dan membaca merupakan dua kegiatan yang tidak dapat dipisahkan. Tak ada penulis yang tidak rajin membaca. Semua itu berproses yang dimulai dari adanya ide. Ketika ide muncul lekaslah menulis tanpa mengedit terlebih dahulu. Editlah tulisan setelah ide yang ada dalam otak anda sudah tersalurkan dengan baik melalui menulis. Jangan ragu dan takut salah. Teruslah menulis, karena dengan menulis anda akan melatih otak, mata, dan bibir anda agar bersinergi dengan kedua tangan anda. Bila otak, mata, bibir, dan tangan sudah menyatu, maka akan terlahirlah tulisan yang bermutu. Tulisan yang bermutu akan menarik hati setiap orang yang membacanya.
Super sekali Omjay !
wah saya menulis gak kelar-kelar karena mentok dipengeditan. baik Omjay mulai sekarang sy menulis tanpa mengedit. Optimis...
Materi malam ini tips yang di bagikan Omjay sangat inspiratif dan sarat dengan makna seperti apa yang beliau uraikan berikut ini ;
"Tiada hari tanpa menulis sudah harus menjadi motto hidup kita. Coba anda bayangkan bila anda rutin menulis setiap hari 1 lembar atau 1 halaman, maka dalam sebulan anda sudah memiliki 30 buah tulisan. Apalagi bila anda rutin setiap hari dalam setahun, maka tulisan anda akan dapat menjadi sebuah buku asalkan anda fokus dan komitmen dengan materi yang anda tuliskan. Bukankah ini sebuah keajaban dari menulis setiap hari?"
Jika kita dapat melaksanakan tips diatas pasti tidak akan terasa jika dalam satu bulan kita sudah dapat memiliki sebuah tulisan yang dapat berguna bagi diri sendiri dan orang lain. Beliau menyarankan untuk membudayakan kebiasaan menulis setiap hari dalam blog kita miliki. Jangan biarkan blog kita sepi dari tulisan kreatif kita. Beliau yakin kita pasti bisa melakukannya kalau kita punya komitmen dan minat yang tinggi dalam menulis. Bila minat sudah terlihat, maka kreativitas akan muncul. Bila kreativitas muncul, maka kita akan mendapatkan penghasilan tambahan dari menulis itu.
"Kalau anda kurang begitu percaya dengan saya, silahkan saja anda coba sendiri, dan lihatlah apa yang terjadi". Baik om Jay akan saya coba. Semangat !
Kembali beliau memaparkan dan memberi motivasi" jadilah penulis terkenal dengan membiasakan diri menulis setiap hari. Tak ada penulis terkenal yang langsung dikenal hanya satu atau dua kali menulis. Mereka semua mengalami apa yang disebut proses menulis. Menulis apa saja yang ada dalam alam pikirannya saat itu dan membuat tulisannya penuh makna agar enak dibaca".
Beliau memberikan motivasi yang sangat penting sebagai seorang penulis pemula agar dapat lebih bersemangat dalam menulis. Beliau mengungkapkan seperti ini "tulisan yang baik tidak langsung sekali jadi. Karena itu proses editing harus juga dikuasai oleh penulis yang baik bila tulisannya mau dibaca oleh orang lain. Kegiatan pokoknya menulis lalu mengedit sudah harus dibiasakan mulai dari sekarang.Tulislah apa saja yang menarik hati dan tulislah apa saja yang anda kuasai. Jangan menuliskan apa yang tidak anda kuasai, karena tulisan anda akan terasa hambar. Seperti sayur tanpa garam".
Beliau menyarankan kita harus dapat menghilangkan rasa malas menulis dan membaca dalam diri kita bila ingin menjadi penulis terkenal. Tak ada satupun penulis terkenal yang tak rajin membaca dan menulis. Berlatihlah terus menulis sehingga anda memiliki jam terbang yang tinggi dalam menulis. Tak ada orang yang pandai menulis selain berlatih dan berlatih. Menulislah setiap hari dengan hati. Bila hati bertemu dengan hati, maka hati penulis dan pembaca akan menyatu. Biasakan menulis selembar sebelum tidur. Lalu buktikanlah apa yang terjadi.
Sungguh kalimat-kalimat Omjay begitu inspiratif, motivatif banget. Pokoknya Top Deh, angkat topi buat Omjay !
Akhir dari materi beliau memberikan motivasi kepada peserta malam ini agar dapat melakukan kegiatan menulis setiap hari dengan komitmen yang tinggi. Bila kita kesulitan waktu untuk menulis, maka lawanlah hawa malas dari diri kita sendiri. Kita harus menjadi panglima dalam diri kita sendiri. Jangan biarkan diri kita dipimpin oleh kemalasan. Kalau bukan sekarang kita terbiasa menulis, lalu kapan lagi?...
Setelah pemaparan narasumber selesai, materi malam ini dilanjutkan dengan membuka sesi pertanyaan dari peserta. Pertanyaan pertama dari peserta yaitu: Herni Sunarya Banah . Alamat Wangon Banyumas Jawa Tengah
Pertanyaannya seperti ini "bisakah kita menulis tidak satu halaman penuh karena saya baru mencoba mulai menulis dan mudah - mudahan dengan mengikuti diklat ini bisa membangkitkan semangat saya untuk menulis"
Beliau menjawab bisa. saya malah menulis cuma 3 alinea saja, alinea pembuka, alinea isi dan alinea penutup, jawab beliau dengan singkat.
Pertanyaan berikutnya dari :
Dwi Rahmiati dari Bengkulu.
Bagaimana cara kita besikap konsisten pada satu materi dulu, karena terkadang timbul ide baru tapi tidak berkaitan dengan materi sebelumnya?
"kalau saya menulis yg ringan ringan saja. Tulislah dari apa yg kita sukai dan kuasai". jawab Om Jay.
Setelah pertanyaan ke-2 akupun tak mau ketinggalan dan membuat pertanyaan lalu mengirimkannya lewat bu Aam. tak lama berseling bunyi notif mengantarkan pesan dari bu Aam yang memberitahukan kalau saya penanya urutan ke-10. Waduuh...padahal baru sebentar tapi aku dapat urutan ke -10 sungguh ini ujian kesabaran berikutnya setelah sinyal mati...
Pertanyaan demi pertanyaan dijawab oleh Omjay dengan bahasanya yang renyah dan mudah di cerna dan dibumbui dengan guyonan membuat penantianku tidak begitu berasa.
Ini fakta loh bukan lebay!
Akhirnya pertanyaan ku muncul setelah Omjay mengirimkan pesan "Next" sebuah kata yang paling dinanti hehe...
P10
Ass. Selamat malam Om Jay, selamat malam juga b Aam terimakasih atas perkenan waktunya. Nama saya Ihin Solihin , alamat dari Lebak.
Menyimak dari apa yang telah dipaparkan omjay mengenai pengalaman dan perjalanan om jay dalam menulis sungguh sangat luar biasa, dan juga sangat inspiratif. Sy sangat tertarik untuk bisa menjadi seorang penulis dan berbagi apa yang saya ketahui melalui tulisan, untuk itu mohon bimbingannya 🙏
Saya memiliki blog cukup lama dri tahun 2011 tapi tidak terawat, sempat membuat beberapa tulisan atau postingan kemudian fakum lg bahkan ad tahun yg sama sekali sy tidak membuat postingan sama sekali. Pertanyaan pertama ,Bagaimana supaya kita bisa eksis dalam menulis atau membuat tulisan
Pertanyaan kedua, ketika mencoba membuat tulisan berseri diawal menulis sy begitu menggebu tapi ketika membuat seri berikutnya kok rasanya beda (berasa biasa). Nah bagaimana tips2 mempertahankan rasa menulis untuk tulisan berseri. Terimakasih.
Beliau menjawab menggunakan pesan suara. Untuk eksis menulis ya harus menulis setiap hari , kemudian untuk pertanyaan kedua beliau menjawab anda harus banyak baca.
Wah kok tahu sih Omjay saya jarang baca! okelah saya akui memang begitu tapi ada kata yang saya seneng begitu beliau menanggapi blog saya yang kurang terawat. beliau mengatakan "Gue Banget"
Siap Omjay saya akan ikuti jejak Omjay!
Begitu banyaknya pertanyaan pada malam ini mengenai bagaimana kiat menulis dan menemukan ide serta di mempertahankan semangat menulis.
Saya mencoba menarik sebuah benang merah dari jawaban-jawaban Om Jay, yaitu kita harus banyak membaca, menulis setiap hari dan banyak mengunjungi blog orang lain (blog walking) untuk dapat meningkatkan kemampuan menulis kita.
Karena terlalu malam akhirnya pertemuan ditutup dengan sebuah kesimpulan dan tak lupa Omjay juga mengingat agar peserta membuat resume dari pertemuan ini.
Walau di awal dag dig dug, pada akhirnya hatiku senang, karena aku bisa bergabung dengan teman-teman hebat dari penjuru tanah air dan belajar dari para penulis berhebat. Semangat Menulis!
Cipanas, Lebak 4 Januari 2021
Ihin Solihin
isin.doank@gmail.com
isin.doank@guruinovatif.com
Kamis, 10 Desember 2020
Ayah, aku sudah siap (bagian1)
Saat itu tiba waktunya bagiku mengambil surat kelulusan di SMPN Bojong Salam yang kini berganti nama menjadi SMPN 2 Rancaekek. Sebuah sekolah negeri yang dibangun di areal persawahan dengan udara yang bersih, sejuk, jauh dari penduduk, jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Namun sesekali bisa menikmati pemandangan hilir mudik kereta api yang hanya berjarak 500 m dari sekolah, terletak di kampung Bojong Salam Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.Kini tiba giliranku di panggil, seketika jantungku berdegup kencang. Akupun berjalan mengambil surat kelulusan itu berbungkus amplop besar berwarnna putih.
Bak akan membuka kotak misteri, harap dan cemas datang silih berganti di dalam hati ini. Ku ucap basmallah, ku buka amplop putih besar dan ku ambil selembar surat di dalamnya, pelan-pelan ku baca, dengan suara keras dan ekspresi spontan ku ucap "Alhamdulilah ya Allah..." sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT. Senang rasanya hati ini dinyatakan lulus setelah mengikuti rangkaian kegiatan EBTA-EBTANAS, US dan UN nama kekiniannya.
Cemaspun seketika itu hilang berganti senang dan gembira. Teman-temanku datang menghampiri mengucap kata selamat, tak terkecuali sahabat dekatku sekaligus rival di kelasku. Ia bertanya kepadaku. Setelah ini mau melanjutkan ke mana, SMA atau SMK? Aku terdiam, tak mampu menjawab hanya bisa berucap "entahlah..."
Saat itu aku tidak bisa menjawabnya, aku masih bingung apakah bisa melanjutkan atau tidak. Aku sadar diri keadaan ekonomi orangtuaku berbeda dengan teman-temanku mereka berasal dari keluarga mampu sementara aku lahir dan dibesarkan di keluarga yang kurang mampu. Ayahku seorang petani penggarap yang kadang menarik becak di kota Bandung, sebuah kota nan asri yang kini dikenal "Paris Van Java".
Akupun bergegas pulang, berjalan kaki menapaki pematang sawah, mengitari petak - petak padi yang mulai menguning dan tak lama lagi akan dipanen. Sebuah jalur pavorit, 15 menit lebih cepat dibanding melewati jalan kampung.
Tibalah aku dirumah, sebuah rumah panggung beralaskan kayu papan, berdindingkan bilik atau ayaman yang terbuat dari kulit bambu. Kutunjukkan surat kelulusan kepada ibu ku, rasa senang dan haru terpancar dari wajah ibuku. Aku berkata " Mah aku lulus, nemku juga lumayan bagus, insya Allah bisa daftar ke SMA Negeri". Mendengar kata-kataku seketika wajah ibuku berubah, kini terlihat sedih dan nampak berkaca-kaca.
Keeseokan harinya saat ayah dan ibuku duduk bersantai, aku memberanikan diri untuk mengatakan bahwa aku sangat ingin melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Ayahku menarik napas panjang, kemudian beliau mengatakan : " Nak, ayah bangga denganmu, ayah igin menyekolahkanmu sampai ke perguruan tinggi, tapi nak, biayanya dari mana, adik-adikmu juga perlu biaya untuk sekolah".
Deg, seketika dada ku terasa sesak, dinding-dinding rumah seakan menghimpit. Mendengar perkataan ayah ku, aku tak berani berkata apa-apa, aku sangat hormat terhadap mereka, saat mereka berkata , pantang bagiku untuk berucap apalagi menyela walaupun hati sangat berduka.
-- Bersambung--
Senin, 12 Oktober 2020
Contoh Pembelajaran Berbasis Blog
Assalamualaikum Wr. Wb.
Selamat pagi anak- anakku kelas 9 yang bapak cintai semoga kalian sehat walafiat dan selalu semangat untuk terus belajar walaupun ditengah-tengah kondisi pandemi covid-19. Sebelumnya perlu bapak ingatkan kalian untuk tetap menerapkan protool kesehatan dengan melakukan 3M yaitu : menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan.
Anak-anakku yang bapak cintai untuk mengawali pembelajaran kita hari ini yuk kita mulai dengan membacakan doa di dalam hati kita masing-masing dengan agar kegiatan yang kita lakukan ini dirahmati oleh Allah SWT. Aamiin..
Selanjutnya silakan kalian mengisi absen terlebih dahulu
Anak-anakku...
Hari ini bapak tidak akan menyampaikan materi baru tetapi akan melakukan reviu materi sebelumnya dengan memberikan contoh-contoh soal berikut pembahasannya. Reviu meliputi materi perpangkatan dan materi persamaan kuadrat yang bisa kalian download atau kalian tulis ulang dibuku catatan masing-masing untuk dipelajari, dan diakhir bapak akan memberikan tugas buat kalian beberapa soal yang harus kalian kerjakan melalui google form/quizziz.
Baiklah anak-anakku inilah link soal dan pembahasan materi perpangkatan dan persamaan kuadrat silakan kalian klik untuk membukanya :
link soal dan pembahasan materi perpangkatan
link soal dan pembahasan materi persamaan kuadrat
Untuk bertanya apabila ada yang tidak dimengerti silakan kalian tanyakan melalui grup WA.
Setelah kalian mencatat dan mempelajari soal dan pembahasan materi perpangkatan dan juga persamaan kuadrat, kalian kerjakan beberapa soal pada tugas berikut ini :
Tugas harus kalian kerjakan sebagai penilaian untuk materi pangkat dan persamaan kuadrat.
Jika kalian telah mengerjakan seluruh rangkaian kegiatan ini berarti kaian telah menyelesaikan pembelajaran pada hari dengan baik.
Semoga kalian tetap semangat dan selamat belajar !
Selasa, 12 Mei 2020
Menentukan Rumus dan Luas Trapesium
- membaca dan memahami ringkasan materi
- menyimak video pembelajaran
- mengisi latihan (quizizz)
- mengisi lembar kuisioner

- Trapesium memiliki empat buah sudut dan jumlah dua sudut yang berdekatan adalah 180 derajat
- Trapesium memiliki sepasang sisi yang sejajar (AB dan CD sejajar)

https://youtu.be/mnLLcfnt1Fo
Soal no 2









